Cara dapatkan domain .com secara gratis

Kabar bagus buat Kawan-kawan sobat blogger, yang ingin punya domain berbayar seperti .com, .net, .org, .info, .cn, .biz secara gratis,seperti yang kita ketahui bersama harga domain itu biasanya dijual sekitar 70-150rb rupiah. Karena domain-domain tersebut memang membuat situs kita lebih profesional dan mudah diingat. Namun jika ada .com yg gratisan mengapa harus press.com.


sistem kerjanya adalah kita harus bisa mengajak 7 orang untuk bergabung menjadi refferal,,,,

saya juga sedang berusaha mencari 7 refferal, jadi mohon kerja samanya

berikut adalah caranya :

1. Langsung aja klik http://www.freedomainsbox.com/signup.php?rid=4ac8
2. Isi semua data yang diperlukan.
3. Email konfirmasi akan segera dikirim.
4. Buka email nya sobat, kemudian klik link aktivasi di email.
5. kemudian login melalui link di email yang dikirim ke email sobat dengan password dan akun yang telah sobat buat.
6. KLik Refer Other People di member panel atau URLnya
7. Sebarkan URL http://www.freedomainsbox.com/?rid=4ac8 dalam hal ini tentu saja referal milik sobat.
8. cari sebanyak 7 referal atau 7 orang, jika mendaftar melalui referal anda maka setiap 1 orang berarti anda akan mendapatkan 1 point begitu seterusnya sampai terkumpul 7 point.
9. Jika sudah terkumpul 7 point, klik “REQUEST free domain name”. Pilih domain yg kamu suka. Saya sarankan .com atau .net jika ingin membuat blog pribadi.

Demikianlah sedikit informasi yang dapat saya berikan mudah mudahan bermanfaat.
Mohon kerjasamanya ya sob.... Terimakasih.

Mobil terbang seharga 2 miliar

Pada awal 2009, dunia dikejutkan dengan penerbangan perdana dari Transition Roadable Aircraft atau TRA yang menggunakan mobil berkemampuan mengudara ciptaan Terrafugia. Nah, Terrafugia siap menjual mobil terbang itu ke publik pada 2011.

Perihal mobil bisa terbang, hal itu telah berkembang dalam beberapa tahun belakangan. Namun, belum ada satu pun orang yang terlihat mengoperasikannya di jalan umum atau di udara, apalagi dipasarkan untuk umum.

Boleh jadi, produk Terrafugia tercatat sebagai yang pertama. Kendaraan tersebut diklaim bisa terbang sejauh 700 km dengan kecepatan 175 km/jam. Saat di jalanan, mobil ini bisa dipacu dengan kecepatan 110 km/jam. Demikian seperti dikutip leftlanenews.com (30/12/2009).

Salah satu fitur kunci yang membuat TRA masuk akal digunakan dalam keseharian adalah kemampuan aktual untuk digunakan berkendara di jalan raya. Ia bisa parkir layaknya mobil biasa. Selain itu, kendaraan ini juga memiliki kemampuan melipat sayap hanya dalam waktu 30 detik, ibarat sebuah mobil convertible.

Terrafugia mengatakan, TRA diciptakan dengan maksud membuat kendaraan yang fleksibel. Artinya, kendaraan ini memungkinkan pengemudi pergi ke bandara atau sebaliknya tanpa harus memikirkan lahan parkir tambahan.

Nah, Anda yang tertarik punya mobil terbang ini bisa langsung booking dengan uang pangkal 10.000 dollar AS (Rp 95 juta). Ketika pesanan sudah jadi, siapkan lagi dana senilai 185.000 dollar AS (Rp 1,75 miliar).

Ujian nasional ulang ada 2 Pilihan

Jakarta, Kompas - Peserta yang tidak lulus ujian nasional SMP dan SMA/SMK bisa mengikuti ujian ulang dengan dua pilihan. Peserta bisa memilih ujian ulang untuk semua mata pelajaran yang di bawah nilai 5,5 atau sebagian saja mata pelajaran yang di bawah nilai 5,5.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Djemari Mardapi di Jakarta, Rabu (30/12), menjelaskan, ujian nasional (UN) ulang dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada peserta yang tidak lulus di UN utama atau UN susulan.

Berdasarkan ketentuan dalam prosedur operasi standar (POS) UN SMP dan SMA sederajat tahun ajaran 2009/2010, syarat kelulusan UN adalah peserta memiliki rata-rata 5,5 untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Untuk mencapai rata-rata minimal itu, peserta bisa memiliki nilai minimal 4 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.

”Saat hendak mendaftar UN ulang, peserta bisa berkonsultasi dengan guru di sekolah masing-masing. Pilihan diserahkan sepenuhnya kepada siswa apakah hanya mau mengambil sebagian atau semua mata pelajaran yang nilainya di bawah 5,5,” katanya.

Pelaksanaan UN ulang nantinya diatur oleh dinas pendidikan setempat. Lokasi UN ulang dipusatkan di beberapa sekolah yang ditetapkan penyelenggara.

Siswa SMA jurusan IPA akan menghadapi ujian mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, dan Biologi, sedangkan siswa SMA jurusan IPS akan menghadapi ujian Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.

Siswa SMA jurusan bahasa mengikuti ujian Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Sejarah Budaya/Antropologi, dan bahasa asing. Adapun siswa SMP menghadapi ujian Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA.

Sementara itu, desakan untuk tidak menggunakan UN sebagai penentu kelulusan siswa terus menguat. ”Jika belum siap menghentikan sesuai keputusan MA, minimal untuk tahun ini hasil UN tidak untuk penentu kelulusan,” kata Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia. (ELN)

sumber: kompas.com


Helm buatan Indonesia tembus pasar Eropa
















Sepuluh tahun lalu, ketika penjualan sepeda motor di Indonesia terus tumbuh, helm dari negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, Taiwan, China, dan Korea menyerbu Indonesia. Terutama untuk segmen menengah atau seharga Rp 200.000 sampai Rp 500.000.

Di saat penjualan sepeda motor mencapai puncaknya tahun lalu, kondisinya berbalik. Helm segmen atas dengan standar Eropa, yaitu ECE, Snell, dan DOT diminati konsumen Eropa. Hasilnya, menurut Johanes Cokrodiharjo, Direktur Pemasaran PT Danapersadaraya Motor Industry (DMI), yang juga Sekjen Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI), 5 persen dari 2,5 juta (125.000) helm yang diproduksinya tahun lalu diekspor ke Eropa.

“Ekspor kami baru ke Eropa. Produksi kami sudah mencapai standar DOT, Snell, dan ECE,” ujar Johanes di sela-sela kesibukannya menjawab pertanyaan wartawan di stan NHK, Jakarta Fair, Kemayoran. Saat itu, DMI mengundang wartawan untuk menginformasikan helm terbarunya, NHK GP Tech.

Banyak Merek. Sebagai produsen helm terbesar di Indonesia saat ini, DMI ternyata punya beberapa merek. Selain NHK, ada GM, MAZ, VOG, MIX, dan REX. Semua produk itu sudah dikenal banyak oleh konsumen Indonesia.

Semua merek tersebut dijual dengan berbagai model dan corak grafis. Rentang harganya sangat besar, mulai dari yang paling murah, Rp 100.000, sampai mahal, Rp 1,8 juta.

Varian helm NHK yang diperkenalkan antara lain GP Tech-Prodigy dan NHK 1200-RPM Series. Menurut DMI, helm ini menggunakan teknologi Jepang. “Kendati dibuat di sini, 20 persen dari material masih kita impor dari Jepang,“ ungkap Johanes Cokrodiharjo, Direktur Pemasaran DMI.

Keunggulannya, selain harga yang sangat terjangkau, adalah kualitas, penampilan desain, dan corak grafis, plus kenyamanan saat digunakan. “NHK yang kita pasarkan ini sudah memenuhi standar DOT dan Snell. Karena itu, tingkat keamanan dan kenyamanan lebih baik. Bahan dasarnya masih impor, bobotnya lebih ringan,” tambah Johanes. Sebagai contoh, untuk NHK full face GP Tech, berat sekitar 1,5 kg.

NHK GP Tech ditawarkan dengan tiga kualitas berbeda. Versi yang dibuat dari polycarbonate, Rp 350.000-an, fiber composite yang diperkuat kevlar Rp 1 juta, sedangkan dari kevlar Rp 1,8 juta.

Khusus Indonesia. Ditambahkan, desain bagian dalam helm NHK yang baru diluncurkannya didasarkan pada bentuk tipikal dan ukuran kepala umumnya orang Indonesia. Di samping itu, masalah ventilasi juga diperhitungkan dengan cermat. Caranya dengan membuat saluran udara dari depan dan samping atas yang bisa dibuka dan ditutup dengan mudah.

“Hasilnya, helm produksi kami tidak sekadar mantap di kepala orang Indonesia, tetapi juga aman dan nyaman. Inilah yang membuat NHK bisa menyamai kualitas helm racing impor,” bebernya.

Dengan begitu banyak varian dan merek yang dipajang di stannya, Johanes berharap konsumen puas. “Konsumen bisa memilih dengan leluasa, baik berdasarkan harga, warna, bentuk, maupun corak grafis, dan sebagainya,” tambah Johanes tentang begitu banyak produk yang dipajangnya.

Arena Jakarta Fair benar-benar dimanfaatkan pengusaha muda ini. Promosi gencar pun dilakukan dengan menawarkan berbagai bonus kepada konsumen yang membeli helmnya. Sayangnya, pada produk yang baru diluncurkannya, yaitu NHK GP Tech, pada kemasan dan stiker di helm masih tercantum “Made in Japan”. Masih belum pede dengan “Made in Indonesia”, ya?

Perintah Office menggunakan suara

Ketika zaman semakin maju, hampir semua pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah, tak terkecuali dalam memerintah program office,Kini Anda dapat memerintah Office menggunakan suara atau biasa disebut speech recognition. Selain itu, Anda dapat pula mendikte atau memilih menu, toolbar, dan kotak dialog pakai suara (dengan bahasa Inggris).

Belum pernah menggunakan aplikasi ini? Anda bisa melakukan instalasi dengan mengklik “Speech” pada menu Tools di Microsoft Word, atau menjalankan Custom installation pada saat instalasi Microsoft Office. Setelah terinstal, tombol Speech akan muncul di menu Tools di semua program Microsoft Office.

Untuk mulai menggunakannya, Anda memerlukan sebuah mikrofon yang terhubung dengan sound card atau USB, komputer dengan kecepatan minimal 400MHz atau lebih, RAM minimal 128MB atau lebih, dan Windows 98 sampai yang terbaru.

Ada dua pilihan mode yang disediakan fitur ini, yakni Voice Command dan Dictation. Mode Voice Command memungkinkan Anda memberikan perintah pada Microsoft Word, misalnya untuk memilih menu, toolbar, kotak dialog, atau untuk mengubah format dokumen. Sedangkan untuk mendikte Microsoft Word sehingga Anda tidak perlu lagi mengetikkannya dengan keyboard, pilih mode Dictation. Untuk berpindah antara mode Voice Command dan Dictation, klik saja tombol pada Language bar atau dengan mengatakan "voice command" atau "dictation" di mikrofon.

Contoh speech recognition untuk mengubah font via suara:
1. Untuk membuka kotak Font pada toolbar Formatting, katakan: "font".
2. Untuk mengganti font dari Times New Roman ke Verdana, katakan: "verdana".

sumber : http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/12/31/1332096/perintah.office.pakai.suara

Sejarah terbentuknya Aremania

Arema dan Arema Fans Club PS Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987 oleh H. Acub Zaenal dan Ir. Lucky Zaenal. Dari awalnya Arema klub swasta. Pada waktu Arema berdiri Liga Indonesia dibagi dua: liga untuk klub semi-profesional bernama Galatama dan Liga klub Perserikatan. Klub-klub Perserikatan tergantung pada pemerintah daerah untuk dana. Sementara klub Galatama tergantung pada sponsor swasta. Walaupun Arema belum pernah juara selama zaman Ligina, Arema juara Galatama pada tahun 1993. Pada tahun 1994 klub semi-profesional digabungkan dengan klub Perserikatan untuk menjadi Ligina.

Pada tahun 1988 yayasan Arema Fans Club (AFC) berdiri. Ketua pertamanya adalah Ir. Lucky Zaenal. Pada awalnya ada 13 korwil. Setiap korwil adalah pengurus hal suporter Arema di sebuah kampung atau daerah di Malang.

Di artikel “Aremania Junjung Sportivitas” diterbitkan di Bestari, no.156, 2001 diceritakan bahwa menurut suporter Arema, AFC itu sangat individual, yaitu berkaitan dengan hubungan antara suporter dengan suporter lain. Akibatnya AFC terhadap kesulitan mendorong kerukunan suporter. AFC pernah dianggap sebagai yayasan yang terlalu ekslusif maupun kelas menengah untuk diterima oleh kebanyakan suporter Arema.

Sekitar tahun 1994 AFC dibubarkan. Menurut Lucky Zaenal itu karena banyak kesibukan dan soal generasi. Walaupun keadaan tokoh-tokoh AFC pasti mempengaruhi keruntuhan AFC, harus ditanyakan mengapa AFC tidak diteruskan oleh kelompok atau orang baru. Mungin itu tidak terjadi karena sudah jelas bahwa AFC tidak didukung oleh suporter. Barangkali tokoh-tokoh AFC sadar pada fakta itu. Makanya mantan-tokoh AFC langsung terlibat dalam proses mengembangkan nama dan simbol yang akan mempersatukan suporter. Memang tidak semua inisiatif AFC gagal. Harus diingatkan bahwa dengan AFC mulai sistem organisasi suporter yang berdasarkan pada korwil. Korwil-korwil tidak hilang dengan kematian AFC tetapi jumlahnya bertambah. Di samping itu AFC berdiri dalam konteks keras yaitu pada waktu geng-geng pemuda Malang merupakan para suporter Arema.

Brutalisme ke Hooliganisme
Ada dua istilah yang dipakai untuk menggambarkan suporter yang tidak sportif dan membuat kerusuhan: suporter brutal dan hooligan. Artinya dua istilah hampir sama. Perbedaan antara dua istilah itu hanya soal konteks. Istilah hooligan itu berasal di luar konteks Indonesia dan bersifat perbandingan. Istilah suporter brutal lebih sering dipakai dalam konteks Indonesia. Hooligan sama dengan suporter brutal karena yang jelas kegiatannya berdasarkan pada egoisme buruk. Seorang hooligan mau membuat kerusuhan dan kekerasan untuk membesarkan egonya. Seorang hooligan tidak ikut pertandingan untuk menikmati sepak bola tetapi untuk membuat kericuhan. Seorang Hooligan adalah musuh perkembangan sepak bola apalagi komunitas suporter murni. Akhirnya kalau memakai contoh suporter brutal Arema kelihatannya perbedaan antara dua istilah hanya soal konteks.

Suporter Arema menjadi terkenal atas brutalisme antara waktu Arema berdiri dan pertengahan tahun 1990-an. Ada kekerasan antara suporter walaupun Arema menang atau kalah. Pada waktu itu beberapa geng pemuda merupakan para suporter Arema. Setiap kampung memiliki geng sendiri. Yang berikutnya adalah daftar nama geng-geng Malang sama tempat asalnya kalau ada.

Nama Geng Tempat Asal
Aregrek Sekitar Jl. Basuki Rachmat
Arnak (Armada Nakal) Sukun
Anker (Anak Keras) Jodipan
Argom (Armada Gombal) Kidul Dalem
Arpanja (Arek Panjaitan) Betek
Fanhalen (Federasi Anak Nakal Halangan) Claket
SAS (Sarang Anak Setan)
Geng Inggris Kasin Jrot
Ermera
Saga (Sumbersari Anak Ganas)

Geng-geng ini membuat suasana menakutkan di stadion. Tempat pertandingan menjadi kesempatan untuk geng-geng tersebut membuktikan siapa yang paling keras. Persaingan keras antara geng-geng terjadi walaupun semuanya medukung Arema. Jadi semua upaya untuk membuat suporter Arema rukun dan kompak dihalangi. Tawuran terjadi antara suporter Malang dan suporter dari luar tetapi juga di antara para suporter Arema sendiri. Bentrokan tidak terjadi karena provokasi tetapi disebab oleh suasana brutalisme ditimbulkan suporter Malang. Masih diingatkan oleh suporter Arema (dengan malu) bahwa suporter Malang brutal sebelum suporter Surabaya menjadi brutal. Akhinrya, waktu antara 1987 dan pertengahan tahun 1990-an suporter Arema membuktikan bahwa mereka bisa mengimbangi egoisme Hooligan Inggris. Suporter Malang menjadi terkenal sebagai Hooligan Indonesia. Sering selama akhir 1980-an dan awal 1990-an sering ada tawuran antara suporter Surabaya dan Malang. Sayangnya persaingan keras itu antara Bonek dan suporter Arema sulit dibatasi. Di Surabaya orang dari Malang diganggu dan kendaraan yang berplat N (plat Malang) dirusak.

Sementara di Malang kendaraan yang berplat L (plat Surabaya) mengalami hal yang serupa. Pada tahun 1992 ada semacam `sweeping’ menghadapi orang yang berKTP Surabaya. Polisi terpaksa melakukan operasi untuk menghentikan aski brutal itu. Akhirnya permusuhan berkembang antara orang kedua kota Jawa Timur tersebut melainkan antara suporter saja. Lagipula Bonek nama suporter Surabaya menjadi istilah berarti hooligan Indonesia. Jadi kata bonek yaitu yang tidak pakai huruf besar artinya hooligan walaupun Bonek itu berarti suporter Surabaya. Karena persaingan keras itu sering Aremania dan Bonek dianggap sama saja. Khususnya di luar Malang banyak orang yang bersikap bahwa Aremania adalah bonek juga. Banyak orang tidak membedakan antaranya. Selama tahun-tahun itu masyarakat Malang tutup jendela dan mengunci pintu kalau ada pertandingan Arema. Sekarang suporter Arema telah benar-benar maju tetapi terhadap peringatan masyarakat yang menganggap bahwa mereka masih brutal.

Aremania muncul
Pada pertengahan tahun 1990-an geng-geng Malang mulai luntur. Sementara itu istilah Aremania muncul sebagai nama para suporter Arema. Sebetulnya dua fenomena tersebut merupakan perubahan total dalam budaya pemuda Malang yang dikatalisasikan oleh beberapa tokoh. Di artikel `Aremania Mengukir Sejarah Baru’ diterbitkan di Bestari, no. 156, 2001 Gus Nul mantan pelatih Arema menceritakan bahwa walaupun kurang jelas dari mana istilah Aremania itu muncul, nama itu mempersatukan suporter Arema. Secara psichologis persamaan dasar antara Arema dan Aremania membuat suporter merasa bersatu. Kata Aremania bisa dibagi Arema dan Mania. Aremania itu muncul secara spontan dari suporter Malang yang mulai bosan dengan perkelahian geng-geng tersebut. Ada beberapa alasan untuk perubahan itu. Pertama-tama geng-geng mulai luntur karena soal generasi. Anggota geng walaupun masih muda selama akhir 1980-an, di pertengahan 1990-an lebih dewasa. Karena sudah lumayan tua mulai bosan dengan kegiatan geng.

Di samping itu, pada 1994 Ligina yang pertama dimulai dan PSSI mulai mendorong sepak bola Indonesia menjadi lebih profesional. Pemain asing mulai main untuk klub Indonesia. Itu termasuk upaya untuk menaikkan kualitas liga sepak bola. Pemain asing pernah main untuk Arema. Pernah ada pemain dari Afrika, Amerika Selatan, Korea Selatan dan juga Australia. Dari semua ini yang paling terkenal ada pemain dari Negara Chile bernama Rodriguez `Paco’ Rubio. Sekarang menurut suporter Malang dia semacam pahlawan sepak bola Arema. `Paco’ Rubio menembus gol lawan selama putaran Delapan Besar Ligina VI. Di samping itu, selama Ligina VII ada pemain dari Afrika namanya Frank Bob Manuel yang dengan sayang dipanggil `Bobby’ (selama Ligina VIII main untuk klub perserikatan Malang Persema). Selama Ligina VIII Jaime Rojas (mantan pemain Persema) juga berasal dari Chile masuk klub.

Dengan berupaya ke profesionalisme suporter mulai lebih tertarik pada permainan khususnya karena impor pemain luar negeri. Juga ada pemain lokal yang menjadi bintang. Misalnya Ahmad Junaedi selama Ligina VI tetapi setelah itu dia pindah ke Persebaya dan menjadi musuh suporter fanatik. Akhirnya mau kembali ke Arema dia ditolak oleh pengurus Arema. Daripada membeli Junaedi lagi mereka memilih mendidik pemain muda berasal dari Jawa Tengah bernama Johan Prasetyo. Johan Prasetyo telah menjadi bintang Aremaa. Selain Prasetyo ada Aji Santoso, pemain yang berpengalaman itu pernah main untuk timnas Indonesia. Karirnya setelah di Arema ke Persebaya dan kemudian ke PSM Makassar. Akhirnya main untuk Persema sebelum main di Arema lagi.

Dengan impor pemain asing dan perhatian pada pemain profesional orang Indonesia, yang berkembang antara para suporter Indonesia adalah minat pada sepak bola bukan fanatisme terhadap klub saja. Di artikel `Suporter Bergeser Jadi Football Minded’ diterbitkan di Jawa Pos 9 Maret 2002 perubahan sikap suporter digambarkan. Ternyata bahwa para penonton mulai memilih menonton pertandingan menurut suguhan kualitas sepak bolanya. Yaitu penonton mulai memilih pertandingan dengan lawan kualitas sepak bola tinggi. Barangkali suporter Indonesia dipengaruhi tayangan sepak bola dari luar negeri. Suporter mulai menuntut kualitas dari sepak bola Liga Indonesia.

Di samping itu perubahan suporter Malang didorong beberapa tokoh perintis Aremania. Sebenarnya munculnya generasi geng dapat dicegah karena upaya tokoh Aremania. Di artikel `Aremania Sebuah Gerakan Rakyat’ diterbitkan di Kompas, 1 April 2002 diceritakan bahwa suporter didorong oleh tokoh seperti Ovan Tobing, Lucky Zaenal, Iwan Kurniawan, Eko Subekti dan Leo Kailolo untuk menjadi suporter bersatu dan sportif. Pasti mereka sadar bahwa suporter brutal akan merugikan PS Arema, dan kalau klub Arema akan berusaha ke profesionalisme seharusnya suporter juga. Tokoh yang tersebut membantu membangun simbol klub Arema yang telah menjadi simbol suporter juga. Di artikel `Aremania junjung sportivitas’ diterbitkan di Bestari, no 156 2001 bahwa tokoh perintis ini mengusulkan Aremania dijuluki `Macan Putih’ atau `Singa Putih’ karena Arema berdiri pada 11 Agustus yang termasuk zodiak Leo. Kemudian secara spontan ada orang antaranya yang teriak `edan’. Mungkin itu mucul dari bagian belakang istilah Aremania yaitu `mania’. Kata `mania’ berarti edan.

Dari latar belakang nama Aremania dan simbol Singo Edan semacam bahasa Malang berkembang. Kata-kata bahasa Indonesia dan bahasa Jawa terbalik merupakan bahasa Malang atau fenomena Ngalamania. Misalnya Singo Edan menjadi Ongis Nade dan Orang Malang menjadi Genaro Ngalam. Di samping itu arek-arek Malang menjadi Kera-kera Ngalam. Surat kabar Radar Malang itu Jawa Pos-nya Kera Ngalam. Sekitar pertengahan tahun 1990-an suporter Arema mulai berubah. Citra negatif terhadap suporter Arema ada sampai sekarang tetapi selama beberapa tahun yang lalu Aremania pernah diakui sebagai suporter Indonesia terbaik.

Pada waktu ribuan suporter ke Jakarta untuk putaran Delapan Besar Ligina VI Ketua Umum PSSI Agum Gumelar terkesan oleh penampilan suporter Arema di Stadion Senayan. Dia mengakui Aremania sebagai suporter kreatif, sportif dan atraktif. Di samping itu PSSI pernah mengundang Yuli Sugianto (dirigen suporter Arema) untuk mewakili suporter Indonesia. Selama Ligina VII sering diakui oleh suporter klub lain sebagai guru suporter lain. Pada Januari tahun 2001 di Tangerang, suporter mengucapkan selamat datang kepada Aremania dan sesudah ada insiden lemparan terhadap Aremania mereka mengucapkan termima kasih karena Aremania tidak terpancing oleh oknum provokator Tangerang. Pada Juli tahun itu diakui oleh suporter Solo sebagai `guru hebat’.

Lagipula kemajuan Aremania mempengaruhi keadaan di Malang. Selama waktu krismon, Malang tenang walaupun dimana-mana di Jawa telah kacau. Itu karena pemuda Malang telah merasa bersatu sebagai Aremania dan tidak ingin membuat kerusuhan di kotanya. Katanya ada suporter Solo yang mengirim sepasang bh dan celana dalam perempuan ke Aremania agar mengucapkan Aremania para penakut. Namun Aremania tidak mudah dipancing. Yang jelas dalam lingkungan suporter sepak bola telah dianggap maju dari masa dulunya. Lagipula mereka dianggap perintis suporter di Indonesia. Namun proses ini mulai lebih dari 5 tahun yang lalu dan Aremania sampai tahun 2001 berjuang untuk menghapus sisa-sisa brutalisme.

Sisa-sisa Brutalisme
Aremania tidak langsung berhasil dalam perjuangan untuk menghapus citra suporter brutal. Sampai tahun 1999 ada bentrokan antara suporter di Malang tetapi khususnya dengan Bonek. Keadaan kacau hampir tidak bisa dicegah aparat keamanan. Persaingan keras antara suporter Malang dan Surabaya terjadi selama ada kesempatan Arema melawan Persebaya. Akibatnya di Malang suporter Surabaya harus dilarang masuk Malang supaya mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Pengurus Arema pernah minta pertandingan Arema versus Persebaya diadakan di luar Malang agar tidak ada tawuran. Namun ini diprotes Aremania yang menuntut bahwa pertandingan Arema tetap milik masyarakat Malang. Namun tahun-tahun tersebut harus dibedakan dari zaman geng-geng. Mungkin tahun-tahun yang berikut kelunturan geng-geng Malang bisa dianggap sebagai waktu peralihan. Sampai tahun 2001 ada insiden yang terjadi di luar Malang. Salah satu contoh konflik antara suporter Malang dan Surabaya adalah tragedi Sidoarjo yang terjadi pada bulan Mei tahun 2001.

Tragedi Sidoarjo
Pada Ligina VII Aremania mendukung tim kesayangannya di pertandingan away. Arema melawan Gelora Putra Delta (GPD) di Sidoarjo. Soalnya tiga kelompok suporter mucul di stadion Delta: Deltamania, Aremania dan Bonek. Karena jarak antara Surabaya dan Sidoarjo jumlah sedikit suporter Surabaya datang untuk menjenkelkan suporter Arema. Tiga kelompok ini dibagi supaya tidak ada bentrokan. Aremani menempati sektor utara sementara Bonek dan Deltamania ada di tribun VIP. Pertama-tama sebelum pertandingan mulai sekitar jam 14. 15 ada lemparan batu dari luar stadion. Dua suporter Arema terluka dan Aremania menuntut bahwa tempat di luar stadion khususnya sekitar sektor utara diamankan. Di samping itu Aremania dimarahkan kabar bahwa dua mobil Aremania dirusak. Pada jam 15.10 lemparan batu antara sektor utara dan tribun timur mulai. Polisi terhadap kesulitan membatasi lemparan karena Bonek dapat sumber batu dari luar stadion.

Pada jam 16.00 pertandingan sepak bola dimulai. Pada jam 16.20 aparat keamanan megeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan lemparan. Pada menit ke-29 pertandingan harus dihentikan karena suporter masuk lapangan dan kerusuhan mulai terjadi di luar stadion. Aremania harus dievakuasi oleh aparat keamanan. Akhirnya 15 orang terluka, 7 mobil dan 2 sepeda motor dirusak. Juga stadion Delta dihancur dari aksi lemparan dan bentrokan yang berikutnya. Reaksi Aremania penuh dengan kesedihan terhadap tragedi Sidoarjo. Para suporter Arema merasa mereka salah dipersalahkan untuk tragedi Sidoarjo walaupun Bonek adalah provokator. Pak Marheis salah satu korwil Aremania yang dianggap oleh sebagian suporter sebagai tokoh yang memperbolehkan ketertiban antara korwil-korwil tidak bisa menahan tangisnya setelah insiden Sidoarjo.

Ovan Tobing seorang perintis Aremania setelah tragedi itu berpendapat bahwa tragedi di Sidoarjo merupakan pelajaran untuk PSSI. Pada waktu Arema main di Malang Aremania membawa spanduk yang protes disalah untuk kejadian di Sidoarjo. Sayangnya bahwa insiden seperti itu menegaskan citra Aremania sebagai suporter brutal karena dalam insiden itu Aremania sebetulnya di kedudukan sulit. Pertama-tama mereka dilempari dari luar stadion. Lagipula mereka terhadap Bonek yang siap dengan sumber batu dari luar stadion.

Aremania diserang di Jogja: Selain masalah Bonek ada kelompok lain yang iri pada Aremania jadi mencoba memancingnya. Pada bulan Oktober tahun 2001 Aremania diundang ke pertadingan di Jogjakarta. Di Jogja Aremania diserang. Seperti di Sidoarjo ada lemparan batu dari luar stadion. Aremania terpaksa masuk lapangan untuk menghindari lemparan dari luar stadion. Pertandingan dihentikan dan harus dimain hari berikutnya di tempat yang dirahasiakan. Slemania, para suporter Jogja pada umumnya sangat malu pada penyerangan itu. Mereka mulai menyanyi dengan gaya Aremania:

“Maaf?maaf?maaf Aremania
Maafkan kami atas kejadian ini”

Pada umumnya ada persahabatan antara Aremania dan para suporter lain tetapi kadang-kadang ada oknum kelompok yang mencoba memancing Aremania. Dan jarang Aremania terpancing dengan mudah. Selama Ligina VIII tidak ada masalah bentrokan kalau suporter lain datang ke Malang. Aremania membuktikan bahwa telah sportif. Suporter apalagi pemain saja butuh sportivitas.

Setelah kejadian seperti di Jogja Aremania janji mereka tidak akan membalas dendam kalau suporter Sleman datang ke Malang. Korwil Cilewung juga mendorong Aremania untuk tidak membalas dendam Bonek. Dia sadar bahwa kalau membalas dendam pasti tidak akan dibedakan dari Bonek. Harus diakui walaupun lama berjuang dengan sisa-sisa brutalisme Aremania telah agak berhasil dalam tugasnya.

Suporter Arema bersemangat kepada tim kesayangannya tetapi juga kepada negara Republik Indonesia. Dengan kompak suporter Arema sebelum permulaian pertandingan menyanyi lagu nasionalis `Padamu Negeri’. Lagu itu dinyanyi suporter dengan bangga. Nasionalisme merupakan salah satu aspek dasar suporter Arema.

Aremania mendukung Arema tetapi akhirnya semua maupun suporter tim lawan bersaudara. Malang aman karena persaudaraan itu. Lagipula Malang lepas daripada masalah pertentangan kesukuan atau konflik agama yang timbul di mana-mana di Indonesia. Aremania berpendapat bahwa kalau Malang bisa begitu rukun, mengapa negara Indonesia belum bisa seperti itu? Yang jelas persatuan Aremania muncul secara alami dan karena itu ada sikap positif terhadap persatuan negara Indonesia

10 peristiwa penting tahun 2009 di Indonesia


Tahun 2009 yang sudah berakhir ini ternyata menyimpan beberapa peristiwa penting khususnya bagi bangsa Indonesia, dimana akan tersimpan menjadi bagian sejarah perjalanan bangsa ini. Beberapa peristiwa penting tersebut saya rangkum dalam 10 peristiwa penting di tahun 2009. Peristiwa pertama tidak berarti lebih penting dari peristiwa sesudahnya, namun peristiwa tersabut terjadi lebih awal.

Berikut 10 peristiwa penting tahun 2009 di Indonesia

1. Kasus Prita dan UU ITE

Tentunya kita masih ingat dengan kasus Prita Mulyasari. Dimana dia harus mendekam di Lapas Wanita Tangerang karena dinyatakan bersalah atas tuduhan pencemaran nama baik RS Omni Internsional, setelah dia mengirimkan keluhannya ke teman-teman milis media online yaitu surat elektronik.

Berawal dari berobat ke RS Omni Alam Sutra pada 7 Agustus 2008. Dia pun didiagnosa menderita demam berdarah. Namun lantaran Prita merasa dikecewakan, dia pun menuliskan ceritanya dalam bentuk curhat di milis.

Kasus tersebut akhirnya menjadi lebih besar karena tidak kunjung selesai dan memunculkan simpati mendalam masyarakat Indonesia yang kemudian memunculkan koin untuk prita. Selain itu peristiwa ini semakin memunculkan penolakan UU ITE yang dianggap mengancam kebebasan mengutarakan pendapat.

2. Fenomena Dukun Ponari

Mohammad Ponari (9 tahun) atau yang biasa kita kenal dengan Ponari adalah anak SD kelas 3, warga dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tiba-tiba saja menjadi terkenal.

Dengan berbekal “batu ajaib”, ia menjadi dukun terkenal. mengobati pasiennya dengan cara mencelupkan batu saktinya ke segelas air lalu si pasien disuruh meminumnya, dan konon sang pasien merasa sembuh. Ada kalanya Ponari melakukan pijatan ke tubuh pasien yang mengalami kelumpuhan.

Sejak namanya tenar sebagai “juru penyembuh”, rumahnya dibanjiri puluhan ribu calon pasien yang tumpah ruah datang ke dusunnya.

Dari fenomena ini tentunya kita mempunyai persepsi yang berbeda, namun dapat digaris bawahi bahwa masyarakat Indonesia membutuhkan pengobatan alternatif yang dirasa lebih murah daripada pengobatan medis. Pemerintah harus mau bersikap dengan memberikan pengobatan terbaik dengan harga yang mampu dijangkau masyarakat kecil.

3. Jebolnya Tanggul Situ Gintung

Tanggul air di sekitar Situ Gintung, Ciputat, jebol akibat tidak dapat menahan debit air setelah hujan turun di wilayah yang terletak 2 kilometer dari perbatasan DKI Jakarta dengan Provinsi Banten. Kejadian tersebut mengakibatkan 300 rumah rusak dan hanyut terbawa arus dan sedikitnya 93 orang meninggal dunia.

Tanggul Situ Gintung jebol Jumat 27 Maret 2009, menghanyutkan manusia, rumah-rumah penduduk, harta benda dan fasilitas publik ikut rusak luluh lantak dihajar limpasan air danau.

Bencana ini bukanlah murni bencana alam, namun ada unsur kelalaian. Jika saja dari awal pihak yang berwenang mengantisipasi hal ini dengan pembuatan bendungan yang lebih kuat ataupun merelokasi warga disekitar, tentu tidak akan menimbulkan korban jiwa sebesar itu. Pemerintah harus mengevaluasi situ-situ maupun bendungan yang lain, agar kejadian pilu tersebut tidak terulang kembali.

4. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2009

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2009 diselenggarakan pada 8 Juli 2009.

Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.

Dengan demikian SBY-Boediono menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2009-2014.

5. Bom Guncang JW Marriott – Ritz Carlton dan Batalnya Kedatangan MU

Ledakan bom terjadi di dua hotel di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/07/2009) pagi, mengakibatkan bagian depan hotel hancur berantakan.

Ledakan terjadi pada sekitar pukul 07.45 WIB, yang pertama terjadi di Hotel JW Marriott, kemudian terjadi di Hotel Ritz-Carlton. dimana sedianya akan menjadi tempat penginapan tim MU (Manchester United) dalam tur Asia 2009.

Menyusul ledakan tersebut, MU yang sedianya akan bertanding melawan tim sepak bola nasional Indonesia membatalkan acara tersebut. Ofisial tim Manchester United menyatakan bahwa klub “Setan Merah” membatalkan kunjungannya ke Jakarta karena terkait keamanan.
6. Noordin Mohammad Top Tewas

17 september Pukul 05.00 wib adalah akhir dari petualangan Teroris asal negeri Jiran Itu.Ya Di Kampung Kepuhsari, Kelurahan Mojosongo, Solo Tim Densus 88 Mabes Polri Membekuk Noordin M Top Dan Ketiga anak buahnya yaitu Urwah, Aji dan Susilo.

Polisi menemukan 200 kg bahan amunisi dan sejumlah bom yang siap ledak di dalam rumah Noordin. Beberapa senjata api dan laptop yang diduga milik kawanan Noordin juga berhasil diamankan.

Ya, Noordin M Top adalah seorang buronan nomor satu di Indonesia setelah ditengarai menjadi dalang dari serangkaian aksi ledakan bom bunuh diri di Indonesia termasuk bom di hotel JW Marriott – Ritz Carlton beberapa minggu sebelum dia tewas.

Dengan tewasnya Noordin, bukan berarti gerakan terorisme di Indonesia terhapus. Bisa jadi gerakan mereka lebih rapi dan militan dari sebelumnya. Pemerintah dan seluruh warga Indonesia harus mempunyai tekad kuat untuk memberantas mereka.

7. Gempa Bumi di Sumatera Barat

Gempa bumi terjadi di Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009 dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat, tepatnya sekitar 50 km barat laut Kota Padang.

Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Menurut data Satkorlak PB, sedikitnya 1.115 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.299 rumah rusak berat, 65.306 rumah rusak sedang, & 78.591 rumah rusak ringan.

Gempa bumi tersebut tidak bisa terlepas dari letak geografis Indonesia yang berada di daerah rawan gempa. Tidak menutup kemungkinan wilayah lain di tanah air akan terjadi gempa serupa bahkan lebih besar. Oleh karena itu harus ada persiapan dan kewaspadaan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

8. Polri-KPK, Perang antara Cicak dan Buaya

Diawal pemerintahan SBY, diguncang dengan beberapa permasalahan serius, salah satunya adalah ketidak harmonisan penegak hukum, yaitu antara Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Masalah tersebut dimulai ketika Mantan Kabareskrim Susno Duadji merasa pembicaraannya disadap KPK, dan menahan ketua KPK Bibit Samad Aranto dan Candra M Hamzah.

Masalah tersebut semakin meruncing ketika kemudian muncul istilah Cicak Vs buaya dan indikasi adanya Makelar Kasus (Markus) dalam dunia peradilan Indonesia.

9. Isu Kiamat 2012

Isu tentang “Kiamat 2012” melanda Indonesia. hal tersebut terjadi karena Film 2012 yang terkait dengan ramalan suku Maya di pedalaman benua Amerika.
Ramalan tersebut di sesuaiakan dari salah satu penanggalan mereka yang menyatakan pada 21 Desember 2012 akan terjadi pergantian abad yang ditandai dengan “pembersihan bumi”. Dalam peristiwa ini, umat manusia akan memulai satu abad yang sama sekali baru. Ramalan suku Maya memang sangat diperhatikan banyak kalangan, dari akademisi hingga kalangan supranatural, disebabkan bangsa ini memang terkenal dengan keakuratan sistem penanggalannya.

Isu kiamat menjadi salah satu isu terbesar pada tahun 2009, sehingga menimbulkan kepanikan di lapisan masyarakat. Bahkan beberapa MUI daerah sempat mengharamkan penayangan Film 2012.

10. Mantan Presiden Abdurrahman Wahid meninggal dunia

Mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman wahid atau lebih dikenal dengan nama Gusdur meninggal dunia pada tanggal 30 Desember 2009 pada pukul 18:45. Gusdur merupakan presiden RI ke 4.

Gus Dur memang salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di dunia politik di Indonesia, Beliau juga tokoh multi dimensi yang menjunjung tinggi pluralisme, hal ini dibuktikan dengan berbagai kebijakanya di saat memerintah yang mana kebijakanya selalu mengagungkan falsafah Bhineka Tunggal ika, beliau jugalah yang memperjuangkan kaum etnik tionghoa agar diakui eksistensinya oleh pemerintah. Maka tak heran jika banyak yang menangisi kepergian guru bangsa itu


Demikian 10 kejadian penting di Indonesia selama tahun 2009. Semoga tahun 2010 mendatang menjadi tahun yang lebih baik.

Teknologi Ban tanpa angin


Ban kempes atau bocor selalu menjadi musuh utama pengendara mobil. Apalagi ban kempes terjadi di saat mudik. Kini militer Amerika Serikat (AS) telah menemukan ban yang tidak bisa bocor bahkan tidak memerlukan angin segala.Ban yang diberi nama Airless Tire ini mampu menahan beban sampai 1.746 kg dan bisa digunakan sejauh 24.140 km yang dinilai sudah masuk standar dalam militer di Amerika.

Untuk kenyamanan penggunaan ban ini, tim riset militer AS menjamin bahwa ban ini akan berfungsi sama dengan ban biasa yang bisa memberi kenyamanan.

Ban ini berukuran 37 inci (berdiameter 94 centimeter).

Ban anti bocor ini nantinya akan digunakan di seluruh kendaraan perang milik Amerika seperti Hummer dan lainnya.

Sayangnya pihak militer AS tidak menyebutkan bahan apa yang digunakan untuk membuat ban ini dan apakah nantinya akan dikembangkan untuk kepentingan komersial.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sekedar Tahu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger